07 February 2011
tetaplah disini
aku lagi tak suka melihat tawamu..
muak mendengar semua ocehanmu..
diam!! buatlah keadaan menjadi sedikit nyaman atau pergi saja..
hanya butuh kedamaian saat ini..
jujur aku tak ingin kamu pergi, tetaplah disini bersamaku..
meskipun kamu hanya diam, tetaplah disini menemaniku..
meskipun sesekali kau hanya bisa memgang tanganku, setidaknya itu sudah membuatku merasa tak sendiri..
aku ingin kamu disini..
karena mungkin aku akan membutuhkan bahumu untuk menuntaskan air mata ini..
aku berani memperlihatkan marahku padamu..
karena aku ingin kamu menahan langkahku saat emosiku tak lagi bertuan..
bertahanlah untukku saat ini..
bertahan atas ucapan yang mungkin tak kamu suka..
bertahan atas aku yang mungkin tak kamu kenal..
bertahan atas emosi yang tak terkalahkan oleh damaimu..
hanya butuh sedikit waktu..
sedikit waktu untuk berkelahi dengan sisi lainku..
sedikit waktu untuk bisa merasakan damai yang kamu bawa..
sedikit waktu untuk mempersiapkan ucapan "maaf" atas apa yang telah terjadi..
inilah aku!!
aku dengan sisi lain yang mungkin tak pernah kamu sangka..
aku tak berharap lebih atas kamu setelah ini..
aku hanya ingin kamu tetap menjadi kamu saat ini..
karena saat ini cuma kamu yang bisa memberikan damai untukku..
dan ketika nanti kamu berubah pikiran atas aku yang kamu kenal..
aku tak akan menghalangi kamu untuk sedikit berlalu dari aku..
tapi ketika kamu bisa menerima semua sisi yang telah kamu tahu..
biarkan aku memeluk kamu sebagai tanda terima kasihku..
*untuk semua sahabat terbaik yang aku punya, terimakasih karena KAMU tetap bertahan.. aku menyayangi KAMU, semuanya.. :)
02 February 2011
suara itu kembali
suara lembut yang begitu sangat aku rindu..
suara yang selalu membuatku merasa nyaman..
suara yang dengan kedewasaanya mampu membiusku untuk sedikit memujanya..
ini indah, sangat indah..
sebuah kado kecil yang Kau beri di awal februariku..
mungkin Kau inginkan aku untuk mencintai bulan ini..
hingga Kau memberikan surprise yang membuatku makin mencintaiMu..
Kau tau apa yang aku rasa..
rasa yang hanya Kau dan aku yang tau kala aku menikmati suara lembut laki-laki itu..
rasa yang luar biasa saat aku bisa berbagi tawa dan cerita dengan dia..
rasa yang membuatku makin mengaguminya atas ciptaan luar biasa yang Kau hadiahkan untukku..
memang hanya suara..
tapi Kau terlalu indah membuat skenario hingga suara itu menjadi sangat berarti untukku..
suara yang menjadi awal cerita antara aku dan pemilik suara teduh itu..
suara yang memberikan warna baru akan banyaknya melodi yang terngiang di telingaku..
suara yang membuatku makin belajar atas proses hidup yang tak sesuai dengan kenyataan..
aku sangat merindukan suara itu..
jangan cuma malam ini, aku mohon!!
izinkan aku untuk terus mendengar suara itu di sepanjang perjalanan panjangku..
01 February 2011
dejavu
rasa yang aneh..
sebuah dejavu yang membuatku tak pernah bisa melupakan sosok dia dari hidupku..
melodi, airmata, hujan, tawa..
semua hal yang pernah dia bagi di perjalanan bodoh ini..
dan ketika sekarang dia tak bisa membagi itu semua..
kenapa harus ada bayangan dia yang memberikan semua itu??
bodoh!!
mungkin otakku sudah terprogram untuk terus menyimpan semua tentang dia..
bahkan untuk menggesernya dari deretan daftar orang penting dihidupku, aku tak bisa..
ada sisi yang belum terganti..
tapi bagaimana sisi itu bisa terganti kalo semua yang baru terasa bagai dejavu atas sosoknya??
bodoh (lagi)!!
bodoh atas tulisan ini yang selalu menjelaskan tentang dia..
untuk aku yang tak bisa membuat dia menjadi biasa..
sengaja kubikin kata ini terlihat tak bermakna..
agar dia tahu bahwa sisi terdalamku sudah behenti memujanya..
meskipun akan ada seulas senyum dibibirnya, biarlah dan kemudian aku akan menganggap itu sebagai senyum terakhir darinya..
(sekali lagi) bodoh!!
karena dia hanya bisa menggapai bagian penting dari hatiku..
karena bersama tak selalu beralaskan cinta..
karena cinta harus bersatu dengan logika untuk menjadi SATU..
dan karena dia terlambat menyadari hal itu..
Subscribe to:
Posts (Atom)


