22 April 2012

Potret Kartini Indonesia

Kartini Indonesia
Saat ini, tidak sedikit para perempuan-perempuan Indonesia menjadikan profesi ibu sebagai pekerjaan paruh waktu. Desakan ekonomi atau memang karena perempuan tersebut yang memilih untuk berkarier, kadang membuat mereka harus merelakan sebagian besar waktunya untuk tidak bersama dengan buah hati mereka. Dan bagi saya, salah satu potret dari kartini sesungguhnya adalah mereka para ibu yang tetap menjadikan anak dan keluarga adalah prioritas utama mereka meskipun mereka juga bekerja. Karena saat ini banyak perempuan yang terlalu asyik bekerja, hingga mereka seolah lupa akan status dan tugas mereka sebagai seorang ibu.

*91'91*

9 comments:

  1. di posting ditulis:
    "adalah mereka para ibu yang tetap menjadikan anak dan keluarga adalah prioritas utama mereka meskipun mereka juga bekerja."

    solusinya gimana dhe, bekerja yang gimana..?

    ReplyDelete
  2. ini foto siapa dhe? kakak yach....

    sukses untuk kontesnya...

    ReplyDelete
  3. kang Insan > bekerja yang tidak kenal batasan waktu kang, maksudnya gara2 terlalu sibuk bekerja sampe lupa ngurus anak.. bahkan ketika dirumahpun, tidak dimanfaatkan waktunya untuk benar2 dihabiskan bersama anak.. kurang lebih seperti itu.. ya solusinya, meskipun sangat sibuk tapi waktu untuk anak jangan sampai benar-benar tidak ada.. luangkan beberapa jam saja tapi benar-benar khusus untuk bersama anak, mungkin itu sebagian dari solusi.. :)

    mamah Nia > itu foto bibi nya dhe mah.. terimakasih dan sukses juga untuk mamah :)

    ReplyDelete
  4. weh ibu, mau dung jadi ibu begitu sayang anak :D

    ReplyDelete
  5. seperti ibuku yang sayang denganku ..

    ReplyDelete
  6. Yup, setuju banget dhe sama kamu. Our mom's always amazing for everything ...

    ReplyDelete
  7. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    Hargailah hari kemarin,mimpikanlah hari esok, tetapi hiduplah untuk hari ini.,
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    ReplyDelete
  8. anaknya manis banget,, pasti ibunya jg manis :)

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan bahasa persatuan, bahasa Indonesia.. ^_^