19 May 2013

#SatuMingguYangLalu

5 April 2013

Satu minggu yang lalu…

Perjalanan ke kota itu terasa sangat lama dan cukup melelahkan, tidak seperti biasanya. Keberadaanmu yang tiba-tiba di kota itu membuatku cukup khawatir. Ntahlah, aku seperti seorang ibu yang sedang mengkhawatirkan anaknya yang tengah berada di kota asing yang terkenal dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Padahal kau bukan anak-anak lagi, tapi ntah kenapa aku masih amat sangat khawatir. Berulang kali aku menanyakan posisimu, memastikan bahwa kau aman di kota itu.

03 February 2013

#DearSweetheart

#DearSweetheart 
Ntah bagaimana aku memulai untuk meminta maaf, karena rasanya maaf yang ingin kuucapkan sudah terlambat. Tapi bukankah ada pepatah yang bilang, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Dan mungkin, lebih baik aku minta maaf saat ini daripada aku akan menyesal karena tidak sempat mengucapkan maaf padamu. 

Maaf!! Seharusnya aku bisa menemanimu melewati masa-masa gentingmu. Tapi kenyataannya, aku malah mengabaikanmu karena ego dan kebingunganku. 

16 December 2012

Secangkir Kopi dalam Senja

Duhai hati yang memuja dalam malam

Senja ini, aku kembali mengharapkanmu ada disini. Tersenyum dan menemaniku menyambut malam sambil menghabiskan secangkir kopi kental kesukaanmu. Aku melamunkanmu lagi senja ini, perlahan hadir dengan senyum yang biasa kau suguhkan untukku. Aku pun ikut tersenyum, dan tanpa sadar menggeserkan sedikit tubuhku untuk memberimu ruang disebelahku.

Suaramu terdengar begitu nyaman, seperti biasa. Aku terdiam, memperhatikan gerakan bibir dan ekspresi matamu yang menggoda. Lagi-lagi, dalam sederhana kau selalu bisa membuatku terpukau dengan mudahnya. Kau tertawa renyah, mengeluarkan suara-suara yang membuatku makin tertarik untuk terus mengamatimu. Hingga akhirnya, kau pun mendadak terdiam ketika kau merasa jenuh karena ku perhatikan secara serius. Aku tersenyum, dan kau langsung mencubit gemas pipiku.